IrMarLenZ's Blog











{22 September 2010}   PERTAMINA BANGUN 5 TANKER SENILAI 87,38 JUTA DOLAR AS

SURABAYA – Upaya Pertamina memperkuat jajaran armada perkapalan, untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan efisiensi transportasi diwujudkan dengan pembangunan lima armada tanker. Pembangunan dipercayakan kepada empat industri galangan kapal dalam negeri yakni PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero), PT. PAL Indonesia (Persero), PT. Dumas Tanjung Perak Shipyard, dan PT. Daya Radar Utama. Penandatanganan kontrak pembangunan kapal/ Ship Building Contract (SBC) senilai 87,38 juta dolar AS ini dilakukan di PT. Dok dan Perkapalan Surabaya, oleh Senior Vice Presiden Perkapalan Direktorat Pemasaran dan Niaga Suhartoko, dengan masing-masing Direktur galangan, Kamis (26/8).

“Kerjasama ini bernilai strategis, karena menunjukkan komitmen kuat Pertamina dalam mendukung pertumbuhan industri perkapalan dalam negeri,” ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Djaelani Sutomo yang menyaksikan penandatanganan mendampingi Menteri Perindustrian M. S. Hidayat.

Sementara bagi Pertamina, kelima tanker tersebut diharapkan memperkuat armada perkapalan Pertamina mulai April hingga Desember 2012, sehingga bisa mengurangi ketergantungan terhadap kapal charter. “Pertamina perlu menjamin ketersediaan kapal untuk mengangkut BBM karena tidak semua kapal yang dioperasikan Pertamina milik sendiri,” tegas Djaelani.

Lima kapal terdiri dari dua kapal ukuran 17.500 long ton dead weight (LTDW) yang akan dibangun di PT PAL Surabaya, satu kapal 6.500 LTDW dibangun di PT Dok & Perkapalan Surabaya, dua kapal ukuran 3.500 LTDW masing-masing di buat PT Dumas Tanjung Perak Shipyard Surabaya, dan PT Daya Radar Utama Lampung.

Djaelani menambahkan, saat ini Pertamina mengoperasikan 190 kapal tanker. Namun hanya 36 diantaranya milik sendiri, yang digunakan untuk mengangkut minyak mentah, produk-produk kilang dan BBM serta kapal pengangkut LPG. Mengingat sebagian kapal sudah berusia tua, Pertamina menargetkan dalam jangka panjang mengoperasikan 50 persen kapal milik sendiri. “Saat ini ada 18 kapal yang masih dalam tahap pembangunan. Empat di antaranya dibangun oleh industri galangan kapal nasional. Sisanya dibangun di luar negeri, karena belum bisa diproduksi di dalam negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Menperin M.S. Hidayat menyambut positif kontrak pembelian kapal tanker Pertamina dari industri galangan kapal di dalam negeri, karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami berterimakasih kepada Pertamina yang telah mendukung dan memberi kesempatan kepada industri nasional dalam pembuatan kapal ini,” jelas M.S. Hidayat.

Hidayat berharap penandatanganan ini sekaligus menjadi ajang unjuk gigi industri galangan kapal dalam negeri yang mampu memproduksi kapal berkualitas dan berstandar internasional.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: