IrMarLenZ's Blog











{22 September 2010}   PERAWATAN AKSESORIS ELPIJI SERING DIABAIKAN

JAKARTA – Mengabaikan perawatan paket Elpiji, menjadi pemandangan umum di kalangan warga penerima paket konversi, seperti perawatan kompor, tabung, regulator, dan selang. kebiasaan warga ja-rang merawat kompor minyak tanah, ternyata masih terbawa saat menggunakan kompor Elpiji. Misalnya jarang membersihkan kompor yang terkena tumpahan makanan, membiarkan selang tergeletak di tanah dengan tumpahan aneka sisa masakan, yang mengundang gigitan tikus maupun semut. Hal yang dianggap biasa ini, ternyata bisa memicu kebocoran selang, yang berimbas pada kebocoran gas Elpiji.

seperti ditemui di rumah lili, warga Rt 11, Jalan Swadaya, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan menyambangi rumah lili, Minggu (1/8), didapati selang yang tak dibersihkan. selang paket Elpiji yang dibalut dengan besi spiral anti tikus itu telah berkarat. Bahkan wujud selang di dalamnya pun sulit terlihat, hingga tak bisa dideteksi ada tidaknya kebocoran di dalam selang.

“Tolong sering dibersihkan ya Bu, biar bisa tahu kondisi selang Elpiji aman atau tidak,” kata karen sambil menunjuk selang Elpiji di dapur rumah lili yang mulai berkarat.

Hal yang tak jauh berbeda ditemukan saat Karen mengunjungi rumah Yayah, warga Geger Kalong, Kelurahan isola, Bandung (31/7) lalu. di rumah ini meski pemilik telah meletakkan tabung tidak sejajar dengan kompor, namun masih saja selang yang digunakan tak terawat. Penuh tumpahan minyak, besi spiral berkarat dan mulai keropos.

Untuk mengantisipasi kebocoran selang, pemerintah lewat kementerian Perindustrian telah mengeluarkan selang dan regulator standar sNi. selang tersebut bisa didapat warga di sejumlah agen Pertamina yang memfasilitasi program tukar tambah ini. “kami imbau ibu-ibu jika selang sudah satu tahun diganti. dan upayakan membeli selang yang standar sNi, jangan sekali-kali menutup selang yang bocor dengan dengan lakban atau selotip,” pesan Karen.

Kunjungan ke rumah-rumah warga di sela-sela sosialisasi ini, semakin memudahkan pihak terkait termasuk Pertamina untuk meminimalisir insiden Elpiji, sekaligus mengedukasi dan mengubah budaya warga untuk lebih peka terhadap perawatan paket Elpiji termasuk aksesorisnya. Tak hanya selang, kompor, tabung, regulator pun juga harus diperhatikan perawatan dan penanganannya. Pasalnya masih saja ada warga yang mengetok-ngetok regulator atau mengganjalnya dengan alat khusus karena kompor tak menyala. “Kalau kompor tidak menyala, regulatornya jangan dipukul, diganjal dengan “cobek”, atau valve dibalut karet gelang, bisa jadi pemasangannya yang belum benar,” papar M. toriq, kepala operasi Gas domestik Rayon ii Pertamina, saat memberikan penjelasan kepada ratusan warga yang hadir dalam sosialisasi di Bintaro, Pesanggrahan, Jakara Namun jika upaya pemasangan sudah maksimal, bisa jadi valve tabung rusak akibat ulah oknum penyuntik tabung. Jika mendapatkan tabung yang bermasalah seperti ini, warga diimbau menukarkan dengan tabung yang kondisinya lebih baik.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: