IrMarLenZ's Blog











{22 September 2010}   Malaysia Kembali Belajar ke Pertamina

Kementerian Perladangan Kerajaan Malaysia melakukan kunjungan kerja ke Depot Plumpang Pertamina. Kegiatan tersebut dalam rangka meninjau tangki blending minyak nabati (fame) milik Pertamina, Jumat (5/3). Rombongan diterima Iangsung oleh Deputi Direktur Distribusi Pertamina Djoko Prasetyo beserta tim manajemen Pertamina. Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia Tan Sri Bened Donipok dan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Said Mansyi.

Dalam kesempatan tersebut Deputi Direktur Distribusi Pertamina Djoko Prasetyo menjelaskan bahwa maksud dan tujuan dilakukannya kunjungan kerja Menteri Perladangan Malaysia adalah untuk mengetahui lebih jauh lagi sistem pengelolaan dan pencampuran antara minyak nabati (fame) dengan minyak diesel yang menghasilkan biodiesel. “Berkaitan dengan sudah mau dipasarkannya biofuel di Negara Malaysia, untuk itu Menteri Perladangan Malaysia mendatangi Depot Pertamina untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana mekanisme maupun sistem pencampuran (blending, red) tersebut,” ujarnya.

“Mereka (pihak Malaysia, red) sudah mencari referensi tentang sistem blending tersebut, tetapi yang didapatkan selalu dengan investasi tinggi sekali. Mereka heran dan takjub setelah dilihat bagaimana Pertamina dapat melakukan pencampuran fame dengan sangat sederhana dan investasi yang murah,” paparnya.

Menurut Djoko, tidak ada hal yang istimewa dalam sistem yang digunakan oleh Pertamina. Ltu hanya merupakan teknologi blending saja, dengan tingkat akurasi dan homoginitasnya sudah terjamin. “Karena kita sudah melakukan tes minyak yang dicampur dengan cara sederhana mi sudah memenuhi syarat,” katanya.

Meskipun sederhana, lanjut Djoko, pada awal Juni mendatang Pertamina akan membangun tangki blending baru dengan menggunakan sistem pengoperasian yang otomatis. Dengan tujuan,  nantinya tidak akan memerlukan tenaga kerja yang terlalu banyak dan tingkat akurasinya akan lebih terjamin sehingga mengurangi resiko.

Sementara itu, Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia Tan Sri Bened Dompok, menjelaskan maksud dan tujuannya melakukan kunjungan kerja ke Pertamina, yaitu untuk melihat secara langsung bagaimana Pertamina melaksanakan blending fame untuk dijadikan biofuel. Menurutnya, dan kunjungan mi nantinya dapat dijadikan contoh bagi Malaysia dalam hal menggunakan sistem yang sederhana tetapi dengan hasil yang maksimal.

“Sebelumnya, kami (Malaysia, red) sudah mencari referensi tetapi semua yang kami dapat informasinya investasi untuk biofuel sangatlah mahal. Ketika kami mengetahui bahwa Pertamina telah menggunakan biofuel, dengan investasi yang murah maka kami langsung kontak ke Pertamina,” ujar Tan Sri Bened Dompok.

Lebih lanjut Tan menjelaskan, bahwa Kerajaan Malaysia sendiri telah me- mutuskan untuk menggunakan bio fuel, khususnya biodiesel pada bulan Juni tahun 2011 mendatang. “Dan itu semua tergantung dan kesiapan dan pihak penyedia infrastruktur pencampuran (blending, red), sudah tersedia maka akan lebih cepat lagi dilakukan. Adapun  minyak nabati kelapa sawit yang  digunakan di Malaysia dalam satu tahun sebanyak 500 ribu ton yang nantinya akan dicampurkan dengan minyak diesel,” cetusnya.

Deputi Direktur Distribusi Pertamina menambahkan dengan adanya kunjungan kerja dan pihak Kerajaan Malaysia, menjadi nilai tambah positif bagi Pertamina. Adapun benefitnya adalah Pertamina telah melakukan dan melaksanakan misi dalam hal memasarkan atau mendistribusikan bahan bakar ramah lingkungan dan juga dapat menjadi cerminan bahwa pemerintah Indonesia juga sudah memperhatikan masalah-masalah lingkungan.

“Disini Pertamina mendukung penuh apa yang menjadi kebijakan pemerintah yaitu dengan jalan melakukan Keputusan Menteri No. 32 tahun 2008 yaitu memasarkan biofuel dengan kandungan yang disarankan oleh keputusan menteri,” ungkapnya.

Untuk langkah ke depan,  menurut Djoko, kerjasama yang akan dilakukan kemungkinan hanya dalam hal teknologi saja. Kareria untuk suplai biofuel, perusahaan-perusahaan di Indonesia sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: